Breaking News

Progres Proyek Rehabilitasi Tanggul Way Sulan Capai 35 Persen, PT Tirta Indo Karya Pastikan Pekerjaan Terus Dikebut

Lampung Selatan, gribjayalamsel — Pelaksanaan proyek Rehabilitasi Tanggul Sungai Way Ketibung–Way Sulan, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, terus menunjukkan perkembangan. Hingga hari ini, progres pekerjaan dilaporkan telah mencapai sekitar 35 persen.

Informasi tersebut disampaikan oleh pihak manajemen PT Tirta Indo Karya, selaku pelaksana pekerjaan. Keterangan progres disampaikan oleh Bapak Tjakra Ardi Saputra, SH., S.IP., dari manajemen PT Tirta Indo Karya.

Capaian 35 persen tersebut menjadi gambaran bahwa pelaksanaan pekerjaan di lapangan terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Seiring dengan berlangsungnya pekerjaan, perhatian masyarakat tentu tidak hanya tertuju pada persentase progres, tetapi juga pada kualitas pekerjaan, kesesuaian spesifikasi teknis, ketepatan pelaksanaan terhadap kontrak, serta manfaat pembangunan bagi masyarakat.

Proyek rehabilitasi tanggul tersebut memiliki nilai kontrak sekitar Rp23,99 miliar dan bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan dilaksanakan oleh PT Tirta Indo Karya dengan masa pelaksanaan selama 180 hari kalender, sementara pengawasan berada pada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung.

Dengan nilai pekerjaan yang mencapai puluhan miliar rupiah, capaian progres menjadi salah satu indikator yang penting untuk diketahui publik. Namun demikian, progres secara kuantitatif harus berjalan beriringan dengan pemenuhan standar mutu dan spesifikasi sebagaimana ditetapkan dalam dokumen kontrak.

Masyarakat memiliki kepentingan langsung terhadap pembangunan tanggul tersebut, mengingat keberadaan tanggul berkaitan dengan upaya perlindungan wilayah dari potensi dampak luapan sungai serta menjaga keamanan lingkungan dan aktivitas warga di sekitar kawasan pekerjaan.

Karena itu, setiap tahapan pekerjaan diharapkan dilaksanakan secara profesional, transparan, akuntabel, serta mengutamakan keselamatan kerja dan kualitas konstruksi. Penggunaan material, metode pelaksanaan, pekerjaan tanah, struktur tanggul, hingga pekerjaan pendukung lainnya semestinya mengikuti ketentuan teknis yang telah ditetapkan.

Capaian 35 persen bukan sekadar angka progres, tetapi menjadi bagian penting dari evaluasi pelaksanaan proyek. Semakin besar nilai anggaran yang digunakan, semakin besar pula tuntutan terhadap kualitas, keterbukaan informasi, dan pertanggungjawaban pekerjaan kepada masyarakat.

Publik juga berhak mengetahui perkembangan pekerjaan secara proporsional, termasuk apakah progres fisik di lapangan berjalan sejalan dengan jadwal kontrak. Transparansi tersebut penting untuk mencegah munculnya berbagai spekulasi serta memastikan pekerjaan benar-benar memberikan hasil sesuai tujuan pembangunan.

Di sisi lain, PT Tirta Indo Karya diharapkan dapat terus menjaga konsistensi pelaksanaan pekerjaan hingga seluruh item pekerjaan selesai. Pengawasan dari pihak terkait juga menjadi faktor penting agar setiap pekerjaan yang telah dilaksanakan dapat dipastikan memenuhi standar yang dipersyaratkan.

Dengan progres yang telah mencapai 35 persen hingga hari ini, perhatian selanjutnya tertuju pada bagaimana kontraktor mampu mempertahankan ritme pekerjaan sekaligus memastikan mutu dan ketepatan waktu tetap menjadi prioritas.

Masyarakat tentunya berharap proyek bernilai puluhan miliar rupiah tersebut tidak hanya selesai secara administratif, tetapi benar-benar menghasilkan konstruksi tanggul yang kuat, berkualitas, aman, dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Lampung Selatan.

Redaksi akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan proyek tersebut sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial dan penyampaian informasi kepada masyarakat, dengan tetap mengedepankan prinsip akurasi, keberimbangan, konfirmasi, dan asas praduga tak bersalah. (Red,joni)

© Copyright 2022 - Grib Jaya Lamsel