Breaking News

Sidak Korwil Temukan Sekolah Nyaris Kosong, Dinas Pendidikan Didesak Audit Total dan Evaluasi Izin Operasional SMP IT PGRI Merbau Mataram

Lampung Selatan, gribjayalamsel – Menindaklanjuti perintah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Merbau Mataram, Rohyati, S.Pd., M.Pd., melakukan inspeksi ke SMP IT PGRI Merbau Mataram pada Jumat (24/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Korwil menemukan bahwa kegiatan belajar mengajar tidak berlangsung sebagaimana mestinya. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, hanya seorang guru olahraga dan seorang staf tata usaha yang hadir. Sementara itu, siswa yang berada di sekolah hanya dua orang.

Korwil juga menyampaikan bahwa staf tata usaha tidak dapat menjelaskan jumlah siswa yang aktif di sekolah tersebut.

Rohyati berharap seluruh satuan pendidikan di bawah pembinaan Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pendidikan.

"Kalau memang tidak ingin mengikuti ketentuan yang ada, sebaiknya izin operasionalnya dicabut saja," tegas Rohyati.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh dari Devin, selaku Kepala SPPG, SMP IT PGRI Merbau Mataram disebut menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebanyak 35 porsi setiap hari, sesuai data jumlah siswa dan guru yang diajukan pihak sekolah.

Namun, Kepala Dapur SPPG Mekar Jaya dikabarkan akan menghentikan sementara penyaluran MBG kepada SMP IT PGRI Merbau Mataram hingga pihak sekolah menyampaikan data siswa dan guru yang sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Di sisi lain, berdasarkan penelusuran sejumlah awak media, ditemukan perbedaan antara data yang diajukan dengan kondisi di lapangan. Dari hasil penelusuran tersebut, jumlah siswa yang aktif mengikuti kegiatan belajar mengajar disebut hanya 11 orang, terdiri dari 4 siswa kelas VII, 4 siswa kelas VIII, dan 3 siswa kelas IX. Selain itu, jumlah guru yang aktif di sekolah disebut hanya sekitar empat orang, termasuk kepala sekolah dan wakil kepala sekolah.

Perbedaan antara data administrasi dengan kondisi yang ditemukan di lapangan tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut oleh Dinas Pendidikan maupun instansi terkait. Apabila ditemukan adanya ketidaksesuaian administrasi, masyarakat berharap dilakukan audit dan pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMP IT PGRI Merbau Mataram belum memberikan keterangan tambahan terkait hasil inspeksi Korwil Pendidikan maupun informasi mengenai penghentian sementara penyaluran MBG. Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.(Red) 

© Copyright 2022 - Grib Jaya Lamsel