Lampung Selatan, gribjayalamsel – Warga Desa Karang Jaya, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, menyampaikan kepada awak media adanya dugaan perbedaan data jumlah peserta didik di SMP IT PGRI Marbau Mataram.
Menurut keterangan warga, jumlah siswa yang aktif belajar di sekolah tersebut diduga hanya 11 orang, terdiri dari kelas VII sebanyak 4 siswa, kelas VIII sebanyak 4 siswa, dan kelas IX sebanyak 3 siswa.
Keterangan tersebut juga disampaikan oleh sejumlah siswa yang ditemui awak media di lingkungan sekolah. Mereka menyebut jumlah siswa yang mengikuti kegiatan belajar mengajar sebanyak 11 orang.
Untuk memperoleh penjelasan dan menjaga keberimbangan pemberitaan, awak media mengonfirmasi kepala sekolah. Dalam keterangannya pada Kamis (23/7/2026), ia menjelaskan bahwa nama yang benar adalah Susanto Supriyadi, bukan Saad Susanto, S.Pd.I sebagaimana informasi yang beredar.
Susanto Supriyadi membantah jumlah siswa hanya 11 orang. Menurutnya, jumlah peserta didik yang terdaftar di SMP IT PGRI Marbau Mataram sebanyak 27 siswa, dengan rincian:
Kelas VII: 9 siswa
Kelas VIII: 8 siswa
Kelas IX: 10 siswa
Ia juga menyampaikan bahwa sekolah memiliki 15 orang tenaga pendidik (guru).
Dalam kesempatan yang sama, Susanto Supriyadi mengaku berprofesi sebagai wartawan. Saat awak media meminta untuk menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) pers sebagai identitas profesinya, ia menyampaikan bahwa kartu tersebut sedang dalam proses perpanjangan.
Perbedaan data jumlah siswa antara keterangan masyarakat dan pihak sekolah memunculkan pertanyaan yang diharapkan dapat dijawab melalui verifikasi oleh instansi yang berwenang. Masyarakat berharap Dinas Pendidikan maupun pihak terkait melakukan pengecekan terhadap data peserta didik yang tercatat dalam sistem administrasi pendidikan untuk memastikan kesesuaian antara data administrasi dan kondisi riil di lapangan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan terkait perbedaan data tersebut.(Red)


Social Header